Mantra adalah sebuah tangga

Pada artikel sebelumnya admin sudah membahas mengenai Mantra Sebuah Ilmu, kali ini adalah penjelasan lanjutan mengenai sebuah mantra.

Seperti admin jelaskan posisi mantra / rapalan atau aji ajian adalah untuk memperoleh sebuah energi atau karomah yang simbolik dengan khodam.

Pertanyaannya sekarang adalah, bagaimana jika saya ingin memiliki ilmu :

  • Terawangan / Raga Sukma
  • Pengasihan
  • Kekebalan
  • Pelet / Puter Giling
  • Pengobatan
  • Siker / siwer
  • dan ilmu lainnnya

Apakah saya harus mengamalkan atau mempelajari semua ilmu yang ada, karena keilmuan diatas memiliki amalan atau mantra tersendiri.

Jika anda menginginkan semua keilmuan di atas maka selayaknya anda mempelajari, mengamalkan, wiridan semua ilmu di atas, karena setiap keilmuan memiliki kelebihan masing masing dan karomah masing masing.

Ilmu terawangan jelas tidak bisa di pakai untuk pelet, ilmu pelet jelas tidak bisa di pakai pengobatan, ilmu kenal juga ndak mungkin di gunakan untuk suwuk dll.

Sebab keilmuan tersebut memiliki khodam sendiri sendiri dan karomah sendiri sendiri, ini berarti anda akan memiliki “banyak amalan” yang harus di amalkan.

Lah… kan ndak efektif kalau saya sibuk bekerja, mana sempat mengamalkan banyak amalan?

Memang tidak akan pernah bisa efektif mengamalkan banyak amalan, tetapi ada keilmuan yang memiliki kelebihan yang bersifat multifungsi seperti hizb maghrobi kaf 40, asmak bayangan dll

Tetapi ilmu yang bersifat multifungsi sekalipun ada satu karomah yang lebih condong karakternya (lebih kuat pada karomah tertentu).

Lalu bagaimana kalau ingin menguasai banyak ilmu tanpa harus memiliki banyak amalan?

Mantra sebuah ilmu menjelaskan posisi sebuah amalan, jika yang di inginkan adalah semua ilmu di atas maka wajib hukumnya mengamalkan semua ilmu yang di inginkan seperti keilmuan di atas, ini berarti anda akan memiliki banyak ilmu, banyak amalan dan banyak khodam.

Catat… banyak khodam, ya… inti dari sebuah mantra adalah khodam, seperti sebuah tangga tujuan dari amalan adalah khodamnya, jika sudah memiliki khodam dari amalan yang di amalkan apakah masih perlu mengamalkan amalan?

tergantung dari kebutuhan, anda bisa mengamalkan amalannya atau mengamalkan amalan khsus yang bersifat multifungsi, ini berarti khodam ilmu yang di dapat dari amalan (seperti pengasihan) dia akan menjadi pasif jika amalan tidak di amalkan.

Tidak masalah karena inti dari mengamalkan yaitu khodam, selama kita sudah memiliki khodam keilmuan maka jika suatu saat kita membutuhkan energi pengasihan (contohnya) maka kita tinggal membaca amalan pengasihan.

Ini berarti amalan yang sangat banyak pada akhirnya kita simpan dan akan di gunakan hanya saat kita nanti membutuhkan, jika tidak di butuhkan tinggal kita simpan saja, selama amalan tidak lupa maka energi atau khodam akan tetap ada meskipun menjadi pasif (untuk sementara waktu)

Bayangkan saja jika kita harus mengamalkan banyak amalan apa ndak ndower bibir ini. jadi musti di sikapi dengan baik. jika kita sudah memperoleh energi suatu amalan dan energi tersebut belum di butuhkan, simpan saja, gunakan amalan multifungsi sebagai sarat agar energi kita tetap stabil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Share
Open chat
Butuh Informasi?
Assalamu'alaikum
Ada yang bisa di bantu?
Share
Open chat
Butuh Informasi?
Assalamu'alaikum
Ada yang bisa di bantu?