Guru Sejati

Pembahasan tentang Guru Sejati memang menarik untuk di simak bagi kalangan pecinta dunia spiritual.

Apa itu Guru Sejati?

Pertanyaannya bukan siapa tapi apa, sebuah kata yang menunjukkan kebendaan, mengapa admin menggunakan kata “apa” dan bukan “siapa”, karena kata siapa jelas merujuk pada sesama manusia atau sesuatu di atas manusia seperti Malaikat, Dewa atau Tuhan, tetapi karena yang di bahas ini bukan kesemua itu maka saya menggunakan kata “apa”

Tiap pelaku spiritual memiliki cara pandang dan keyakinan tersendiri terhadap Gurui Sejati, ada yang mengatakan Guru Sejati adalah Qorin Kita, ada yang mengatakan dialah Guru Spiritual Hakiki yang tak kasat kusus untuk diri kita sendiri, ada yang berkeyakinan guru sejati adalah esensi dari dzat tuhan yang ada pada diri kita sendiri dll.

Sah sah saja mereka berpendapat demikian, namun dari kacamata admin sendiri guru sejati adalah mahluk dari jenis rijalul ghaib, bisa itu qorin, bisa itu jin dengan tingkatan tertentu, bisa jadi itu malaikat atau lainnya (untuk kategori malaikat atau sejenisnya tidak admin jelaskan karena itu di luar kemampuan admin)

Guru Sejati yang banyak di percayai oleh kalangan spiritualis, paranormal, bomoh, dukun, metafisik dan lainnya adalah jenis Guru Sejati dari kalangan Rijalul Ghaib atau Mahluk Halus Berupa Jin saja

Lalu apa esensi dari Guru Sejati ini?

Guru sejati (kalau memang benar sejatinya guru) mereka akan membimbing kita para pelaku spiritual untuk mencapai taraf spiritual yang lebih tinggi atau kesempurnaan spiritual (olah batin), guru manusia mungkin akan memberikan arahan amalan wirid puasa meditasi dan sebagainya untuk menapaki jalannya manusia dalam melakukan olah batin, sedangkan Guru Sejati dia akan menunjukkan pintu untuk memasuki alam spiritual tersebut.

Namun perlu di waspadai untuk memposisikan Guru Sejati harus di iringi dengan pemahaman syariat atau tatanan agama, sebab hanya dengan tatanan agama kita bisa menilai baik benarnya apa yang di sampaikan sang guru ghaib, ingat… tidak sedikit paranormal keblinger guru sejati (guru ghaib) karena saran dari sang ghaib melenceng dari tatanan sosial atau tatanan agama, satu contoh kasus paranormal membunuh anaknya demi untuk menyempurnakan ilmunya, atau paranormal mencabuli gadis belia demi memperkuat ilmu ghaibnya dan perilaku menyimpang lainnya.

Mereka melakukan hal tersebut apakah karena saran dari guru manusia, atau guru fisiknya, rata rata mereka meralasan karena “mendapat wangsit”, ya…. wangsit sendiri tak lain dari ungkapan dia mendapatkan petunjuk dari guru sejati (guru ghaib)

Seperti kebanyakan peserta di majapahitsakti yang belajar datang langsung ke tempat admin, admin sering memberikan nasehat “belajar ilmu ghaib itu sama seperti kita berdiri di tepi jurang, jika salah melangkah kita akan terjatuh sangat dalam” yang bisa menyelamatkan kita akan batas batas spiritual adalah syariat, adalah tatanan agama.

Kita boleh (bahkan harus) mengikuti bimbingan guru sejati (bagi yang sudah bertemu dengan guru sejatinya) namun harus kita filter, kita pilah pilah, jika apa yang di sampaikan tidak bertentangan dengan norma agama dan norma negara maka sangat di sarankan kita mengikuti bimbingan tersebut demi meningkatnya atau kesempurnaan spiritual (olah batin) kita

Namun jika bimbingan sang guru ghaib tersebut bertentangan dan bertolak belakang dengan norma agama, perlu di tanyakan jangan jangan itu bukan guru sejati yang membimbing agar spiritual kita makin sempurna tetapi setan yang sedang mempermainkan kita.

Jika kita lengah maka setanpun akan menertawakan kita betapa gobloknya kita selaku manusia yang sempurna di hadapan-NYA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Share
Open chat
Butuh Informasi?
Assalamu'alaikum
Ada yang bisa di bantu?