Get Adobe Flash player

Menentukan Hari Baik Pernikahan

Dalam dunia jawa segala sesuatu di dunia ini memiliki filosofi yang sangat dalam, sehingga wajar saja orang jawa yang menjaga warisan leluhu selalu mengikuti pakem yang sudah di turunkan turun temurun sejak jaman dahulu, hal ini di karenakan pakem tersebut menganduk makna filosofi yang jika di kaitkan dengan metafisika memiliki dampak positif maupun negatif, sehingga setiap unggah ungguh tindak tanduk atau perbuatan di sesuaikan dengan pakem atau aturan yang telah ada.

Begitu juga dalam hal pernikahan, tidak perduli jaman sudah secanggih seperti ini dimana segala jenis elektronik dan kecanggihan dunia meraja lela, pernikahan dalam tradisi jawa senantiasa mengikuti pakem, mengikuti warisan petuah jaman dahulu, dimana dalam menentukan pernikahan di sesuaikan dengan neptu mempelai, waktu dan bulan pernikahan.

Dalam kalender jawa yang di gunakan oleh para ahli ilmu jawa, hitungan bulan hampir sama dengan kalender Hijriyah milik orang islam, tetapi yang membedakan adalah Kalender jawa untuk menentukan awal bulan selalu tetap yaitu antara jam 17:00 – 18:00 sedangkan Hijriyah untuk menentukan awal bulan atau tanggal 1 selalui menunggu Hilal / Hisab.

Dalam menentukan bulan perkawinan atau Menentukan Hari Perjodohan sebaiknya kita memilih bulan bulan berikut :

Jumadil Akhir, Rojab (Rejeb), Ruwah (Asyura) dan Besar (Dzul Hijjah)

Karena bulan tersebut sangat cocok untuk melakukan pernikahan. Adapun untuk menentukan hari yang baik atau Menentukan Hari Perjodohan anda bisa memilih sesuai yang anda sukai, namun jika anda menginginkan pemahaman dan sugesti yang kuat berdasarkan hasil perhitungan ala majapahitsakti. Silahkan simak berikut ini.

Sebelum anda menentukan hari yang baik diantara bulan empat diatas (Jumadil Akhir, Rejeb, Ruwah dan Besar) sebaiknya anda mengetahui dulu perhitungan neptu pasaran anda dan pasangan anda. Setelah anda mengetahui neptu perjodohan anda, silahkan membaca artikel ini lebih lanjut.

Contoh Mencari Hari Pernikahan / Menentukan Hari Perjodohan :
Jika anda dilahirkan pada Hari Sabtu Pahing, dan Istri Anda Selasa Kliwon maka perhitungannya demikian :
Sabtu = 9    Pahing = 9 => 9+9 = 18
Selasa = 3   Kliwon = 8 => 3+8 =11
Hiitung  : 18 + 11 = 29 (jumlah neptu anda)

Ditambah neptu hari anda melangsungkan pernikahan, Contoh Anda Ingin Melakukan Akada Nikah Pada Selasa Wage

Selasa = 3
Wage = 4
3 + 4 = 7

Jadinya Neptu anda 29 + 7 (hari akad nikah anda) = 36
Total neptu 36 tadi silahkan di kurangi :
9 = Wali (wali tanah jawa adalah 9), dikarenakan setiap pasangan (suami dan istri) memiliki wali (orang tua), maka wali ini porsinya 2, yaitu 9 + 9 = 18
7 = Hari kehidupan selama 1 minggu
5 = Jumlah pasaran (pon, wage, kliwon, legi dan pahing)
3 = Proses kehidupan manusia (alam kandungan, alam dunia dan alam kematian)

Hitung :
36 – (9 + 9) = 18
18 – 7 = 11
11 – 5 = 6
6 – 3 = 3
Dikarenakan masih ada 3 maka, 3 ini di kurangi lagi dengan 3, jadinya
3 – 3 = 0

Prediksinya Jika sisa :
0 = hidupnya boros, rizkinya sering habis oleh keluarganya
1 = hidunya boros, rizkinya sering dihabiskan oleh salah satu pasangan, jika bukan suaminya ya istrinya
2 = hemat dan pandai menabung, karena masing masing pasangan mendapatkan bagian rizki serta pandai mengatur keuangan

One Response to Menentukan Hari Baik Pernikahan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WA/LINE/TELP : +628977220099 BBM PIN : D0E45FA9 super.majapahitsakti@gmail.com