Mengapa Banyak Jenis Amalan Ilmu Ghaib?

Jika anda seorang pengamal atau sedang mempelajari ilmu ghaib atau ilmu supranatural, anda pasti memiliki banyak pertanyaan tentang amalan, mengapa banyak jenis amalan ilmu ghaib, atau buat apa memiliki amalan banyak, perlukah memiliki banyak amalan atau beberapa pertanyaan seputar ragam banyaknya sebuah amalan ilmu ghaib.

Perlu kita ketahuai bahwa setiap amalan memiliki karakteristik berbeda dari setiap amalan, meskipun dalam beberapa hal memiliki karakter yang mirip tetapi tidak bisa menyamai dengan karakter aslinya (karomah utama dari setiap amalan), suatu contoh Asmak Senggoro Macan diciptakan dengan maksud agar si pengamal memiliki kekuatan, keberanian, kewibawaan layaknya seekor harimau, satu lagi Hizb Maghrobi Kaf 40 yang di diciptakan agar kita memiliki karomah atau kekuatan keberanian, kewibawaan, keberanian dan lain sebagainya.

Meskipun secara karakteristik Asmak Senggoro Macan vs Hizb Maghrobi Kaf 40 memiliki karakteristik yang hampir sama namun keduanya memiliki “perbedaan khusus pada karakter aslinya / karomah utama”, Asmak Senggoro Macan karakter utamanya adalah pada kewibawaan, keberanian dan kekuatan yang tidak bisa di ganti oleh hizb maghrobi kaf 40, sebab hizb maghrobi kaf 40 lebih pada keselamatan atau kekebalan serta pengobatan. begitu juga sebaliknya karakter utama pada hizb maghrobi kaf 40 tidak bisa di kuasai dengan baik oleh asmak senggoro macan seperti pengobatan, dimana asmak senggoro macan kurang mumpuni dalam bidang pengobatan tetapi mumpuni oleh hizb maghrobi kaf 40.

Begitu juga dengan amalan lain seperti Asmak Sunge Raje vs Asmak Suryani, meskipun secara karakteristik banyak blog yang menjelaskan keduanya sama sama kuat dalam hal kekebalan atau keselamatan, namun keduanya memiliki perbedaan dalam karakteristik, Asmak Sunge Raje kuat dalam bidang kekebalan, Asmak Suryani kuat dalam bidang Pengobatan meskipun keduanya memiliki karakter sama sama kebal dan juga sama sama pengobatan, dan yang paling membedakan yaitu Asmak Sunge Raje sifatnya panas sedangkan Asmak Suryani sifatnya dingin.

Itulah kenapa adanya banyak ragam keilmuan dan jenis amalan di dunia ini, sebab setiap orang memiliki sifat dan karakter sesuai dengan masing masing amalan. Suatu contoh :

Si A dan si B mengamalkan Asmak Sunge Raje, meskipun keduanya sama sama pengamal Asak Sunge Raje belum tentu keduanya memiliki kapasitas kekuatan yang sama pula, bisa jadi si A kuat di keselamatan sedangkan si B kuat di kewibawaan atau sebaliknya,hal ini di sebabkan karena setiap manusia memiliki sifat dan karakter yang sama meskipun sama sama memiliki amalan yang serupa

Jika di ibaratkan dalam pelajaran sekolah meskipun satu sekolahan, satu kelas, satu guru dan bahkan satu bangku sekalipun, keduanya tidak sama dalam penguasaan pelajaran, begitupula dalam dunia supranatural.

Perlukah memiliki ilmu atau amalan lebih dari satu?

Banyaknya amalan ilmu ghaib membuat kita berfikir apakah perlu memiliki ilmu lebih dari satu, atau cukupkah memiliki satu ilmu ghaib?

Perlu atau tidaknya semua tergantung dari kebutuhan masing masing si pengamal ilmu ghaib, jika tujuan mempelajari ilmu ghaib hanya sebatas untuk pengasihan saja maka cukuplah belajar ilmu pengasihan, jika bertujuan agar cukup memiliki ilmu kebal saja maka cukup mempelajari salah satu keilmuan seperti hizb kaf 40, asmak suryani, hizb maghrobi sunan gunung jati atau asmak suryani.

Namun jika tujuan belajar ingin menjadi seorang yang ahli dalam dunia supranatural dengan memiliki banyak bakat seperti pengobatan, pawang hujan, keselamatan dan sebagainya maka sangat penting memiliki keilmuan lebih dari satu, sebab seperti admin singgung diatas bahwa setiap amalan memiliki karakter energi yang berbeda.

Perbedaan inilah yang akhirnya saling melengkapi, satu contoh asmak senggoro macan kuat di kekuatan dan kewibawaan, maka di lengkapi dengan hizb maghrobi kaf 40 yang memiliki kekuatan pengobatan dan proteksi, begitu juga ilmu syahadat langit kuat di sabdo dadi dan kasepuhan yang cocok di miliki seorang guru agar di gugu lan di tiru setiap ucapannya berwibawa, dan lain sebagainya

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *