Asmak Suryani

headerAsmak suryani konon merupakan amalan dari Pangeran Diponegoro, yang mampu menghilang dari pandangan belanda pada waktu itu, dan juga karomahnya yang memiliki anti racun dan multifungsi ini merupakan asmak yang paling di cari kalangan pencari ilmu untuk mengobati maupun untuk hajat yang lain.

Meskipun ilmu ini memiliki daya karomah untuk kesaktian dan kekebalan tetapi asmak ini bersifat dingin dan selaras untuk siapa saja baik laki laki maupun perempuan.

Karomah Asmak Suryani :
Pagar badan fisik maupun non fisik, sihir, tenung, sihir, hipnotis, memindah mendung agar tidak hujan, pengobatan medis maupun non medis, pengasihan, wibawa, daya tarik tinggi, aura, kekuatan, kebal, mengisi kekuatan pada benda atau manusia, transfer energi, pelarisan, halimunan, penghancur serta apa yang kita inginkan atas ijin Alloh SWT bisa dengan menggunakan Asmak Suryani ini.

Mahar Rp. 650.000 + Biaya Kirim Luar Negeri

klik-disini simulasi

Asmak Suryani Ilmu Pangeran Diponegoro

Asmak Suryani merupakan salah satu asmak paling terkenal di jagad ilmu kanuragan, konon ilmu ini merupakan ilmu yang dimiliki oleh Pangeran Diponegoro yang di warisi langsung dari Nabi Khidir. Saking terkenalnya asmak suryani ini bahkan admin pernah membaca di sebuah artikel bahwa ilmu ini mampu menahan racun dan peluru, benar atau tidaknya wallohu a’lam mungkin yang membuat artikel tersebut pernah meminum racun atau memakan peluru hahaha.

Lantas mengapa asmak suryani ini begitu hebat?

Flash back ke masa pangeran di Ponegoro beberapa tahun silam, seperti kita ketahui bahwa pangeran diponegoro merupakan salah satu pahlawan nasional yang menjadi pemimpin pelawan belanda.

Perang Diponegoro (Inggris:The Java War, Belanda: De Java Oorlog), adalah perang besar dan menyeluruh berlangsung selama lima tahun (1825-1830) yang terjadi di Jawa, Hindia Belanda (sekarang Indonesia), antara pasukan Belanda di bawah pimpinan Jendral De Kock[1] melawan penduduk pribumi Indonesia dibawah pimpinan Pangeran Diponegoro. Berdasarkan dokumen-dokumen Belanda yang dikutip oleh ahli sejarah, perang ini menewaskan sekitar 200.000 orang warga pribumi. Sementara korban tewas di pihak Belanda berjumlah 8.000.

Perang Diponegoro merupakan salah satu pertempuran terbesar yang pernah dialami oleh Belanda selama masa pendudukannya di Nusantara. Peperangan ini terjadi secara menyeluruh wilayah Jawa, sehingga disebut Perang Jawa. (wikipedia)

Singkat kata singkat cerita, selama peperangan ini Belanda merasa capek, putus asah, bete, galau atau apalah bahasanya, sebab Pangeran Diponegoro tidak bisa di kalahkan, walhasil dengan siasat mengadakan pertemuan dan mengajak berunding membuat pangeran Diponegoro berhasil dijebak dan ditangkap oleh Belanda.

Konon selama penahanan pangeran diponegoro banyak kejadian yang tidak terpublikasikan sejarah, dan ini hanya berkembang dari cerita rakyat. Selama Pangeran diponegoro di tangkap oleh belanda, banyak cara yang dilakukan belanda untuk membunuh pangeran diponegoro, mulai menghukum mati (pangeran diponegoro) dengan cara di penggal, tetapi gagal karena senjata tajam tidak mempan.

Gagal memenggal, belanda menghukum mati dengan cara di tembak, lagi lagi gagal karena pangeran diponegoro tidak mati, dengan cara diatas gagal, belanda mencoba dengan cara yang lebih kejam lagi di racun melalui makanan yang diberikan, namun lagi lagi pangeran diponegoro tidak mati juga, di racun gak mempan, ditembak tidak mati, dipenggal senjata tidak melukainya, maka pangeran diponegoro di tenggelamkan hidup hidup selama tiga hari tiga malam, lagi lagi rencana tersebut gagal.

Capek mencari cara untuk membunuh pangeran di ponegoro, belanda akhirnya menyingkirkan pangeran diponegoro dengan cara di buang dan asingkan ke luar jawa, disana pangeran diponegoro menemui ajalnya bukan lantaran mati di dengan senjata tajam atau ditenggelamkan, tetapi didalam pengasingan pangeran diponegoro dibiarkan tidak makan tidak minum, sehingga pangeran diponegoro meninggal bukan karena senjata tajam tetapi karena karena kelaparan.

Nah… dari sinilah banyak yang menilai bahwa asmak suryani merupakan asmak anti racun dan juga anti tembak, dengan melihat (dinisbatkan) kesaktian pangeran diponegoro sang pemilik asmak suryani ini. Namun sekali lagi perlu diingat bahwa amalan adalah sebuah tangga, kesaktian dan daya linuwih bukan terletak pada amalannya, tetapi sejauh mana si pengamal meyakini amalan tersebut.

Apakah Asmak Suryani hanya berfungsi sebagai kekebalan saja?

Tidak, seiring zaman asmak suryani tidak terfokus pada kekebalan saja, lagi pula sekarang bukan zamannya perang melawan senjata, ilmu yang baik adalah ilmu yang bisa digunakan dalam berbagai bidang atau biasa disebut sebagai multifungsi, nah Asmak Suryani merupakan asmak multifungsi bagi mereka yang memahami cara menggunakannya.

Apa saja kegunaan Asmak Suryani ini :

Beberapa kelebihan Asmak suryani bisa saya uraikan sebagi berikut (dari beberapa pengalaman pribadi dan juga pengalaman peserta pengisian asmak suryani)

  • Kekebalan
  • Pengobatan
  • Pengasihan
  • Kewibawaan
  • Kharisma
  • Karir
  • Jodoh
  • Aura
  • Transfer Energi
  • Netralisir Ghaib
  • Komunikasi Ghaib
  • Indera ke 6
  • dan banyak lagi kegunaan lainnya yang sulit disebutkan satu persatu

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *